Rabu, 29 Maret 2017

PENGEMBANGAN ORGANISASI



PENGEMBANGAN ORGANISASI
(Upaya Meningkatkan Organisasi Gereja)
BAHAN DIKLAT PEJABAT
 


PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi menurut Tossi, Rizzo & Carroll :
“..a group of people, working toward objectives, which develops and maintains relatively stable and predictable behavior patterns, even though the individuals in the organization may change. Usually we describe organizations in terms of how they differ on three dimensions : complexity, formalization and centralization..”
(sekelompok orang, bekerja menuju tujuan organisasinya, yang mengembangkan dan memelihara pola perilaku yang relatif stabil dan dapat diprediksi, meskipun individu dalam organisasi dapat berubah. Biasanya kita menggambarkan organisasi dalam hal bagaimana mereka berbeda pada tiga dimensi: kompleksitas, formalisasi dan sentralisasi)


Pemusatan/sentralisasi

Dimensi Organisasi





Formalisasi


Kemajemukan/kompleksitas


 











Pengembangan Organisasi (PO)
          EKSTERNAL
       Kompetisi yang semakin tajam antar organisasi
       Perkembangan IPTEK
       Perubahan Lingkungan
          INTERNAL
       Tidak cocoknya struktur, sistem & prosedur, perlengkapan dan fasilitas

Definisi Pengembangan Organisasi (PO)
       Proses yang meliputi serangkaian perencanaan perubahan yang sistematis dilakukan secara  terus menerus oleh suatu organisasi.
       Pendekatan situasional/kontingensi untuk meningkatkan efektivitas organisasi.
       Pengembangan Organisasi menekankan pada sistem sebagai sasaran perubahan.
       Pengembangan Organisasi meliputi perubahan yg sengaja direncanakan.

Pengembangan Organisasi (PO)
Pengembangan Organisasi dapat dirumuskan sebagai satu upaya :
1.       Yang direncanakan
2.       Yang dampaknya mencakup seluruh organisasi
3.       Yang dimanajemeni oleh puncak
4.       Untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kesehatan organisasi
5.       Melalui intervensi-intervensi yang direncanakan ke dalam proses-proses organisasi dengan menggunakan pengetahuan keperilakuan

PO adalah suatu proses sadar & terencana. Peserta PO mengetahui dalam hal apa mereka terlibat dan mengapa mereka terlibat dalam peningkatan efektifitas, efisiensi dan kesehatan organisasi.

Ukuran Prestasi Organisasi dalam Pengembangan Organisasi
v  Efisiensi
Diukur dg perbandingn antara masukan & keluaran yang mengacu pd konsep:  (masukan minimum & keluaran maksimum)
v  Efektivitas
Tingkat prestasi organisasi dlm mencapai tujuannya, artinya besaran tujuan yg telah ditetapkan  berapa banyak bisa  dicapai
v  Kesehatan Organisasi
Suatu fungsi & mutu hubungan antara para individu & organisasi, yaitu hubungan yg dinamis & adaptabel.

Apa TUJUAN PENGEMBANGAN ORGANISASI   ???
TUJUAN PENGEMBANGAN ORGANISASI :
1.       Menciptakan keharmonisan hubungan kerja antara pimpinan dengan staff angota organisasi
2.       Menciptakan kemampuan memecahkan persoalan organisasi secara lebih terbuka
3.       Menciptakan keterbukaan dan komunikasi
4.       Merupakan semangat kerja para anggota organisasi & kemampuan mengendalikan diri

Bagaimana Proses Pengembangan Organisasi ??
1.       Pengenalan Masalah
2.       Diagnosis Organisasional
3.       Pengembangan Strategi Perubahan
4.       Intervensi
5.       Pengukuran & Evaluasi

Ciri-ciri Pengembangan Organisasi yang Efektif
Strategi terencana
Menekankan cara2 baru meningkatkan kinerja
Mengandung Nilai Humanistik
Menggunakan pendekatan Komitmen
Menggunakan pendekatan Ilmiah

DASAR ALKITAB PENGEMBANGAN ORGANISASI
       Pengembangan organisasi didasarkan pada teks Alkitab dalam Kisah 6:1-7
       Ayat tsb memiliki esensi bahwa ketika anggota dalam gereja makin bertambah; kebutuhan juga bertambah, maka pola organisasi perlu mengalami perubahan. (Dibutuhkan pengembangan organisasi)


Beberapa Prinsip Alkitab
       Bertambahnya jumlah jemaat secara linier mengakibatkan bertambahnya kebutuhan
       Pola organisasi berubah ketika kebutuhan yang banyak tsb harus diakomodasi dengan baik
       Pembagian kerja dan fokus kerja mengakibatkan pelayanan menjadi efektif
       Pengorganisasian berkembang seturut perkembangan dan zaman

BERBAGAI UNSUR PENGEMBANGAN ORGANISASI GEREJA
Pertama       : Struktur dan Fungsi
Kedua           : Sistem dan Prosedur Kerja
Ketiga           : Kinerja dan pengukuran

PERTAMA: STRUKTUR DAN FUNGSI
       Struktur dan fungsi dalam gereja “harus” fungsional; di desain sesuai dengan kebutuhan gereja lokal setempat, dan mempertimbangkan berbagai dimensi tugas pelayanan
       Struktur yang dibangun harus mempertimbangkan ketersediaan SDM yang fungsional, sehingga dapat menjalankan organisasi dengan baik.
       Harus memilih “model” struktur mana yang harus dipakai dan disesuaikan dengan bidang tugas dalam pelayanan
       Semua struktur dilengkapi dengan staff atau personalia yang akan bertugas mengerjakan pelayanan
       Dilengkapi dengan job description untuk memastikan skope tugas dan tanggung jawab setiap staff yang terlibat.

KEDUA: SISTEM DAN PROSEDUR KERJA
       Sistem dan prosedur kerja adalah unsur yang penting diperhatikan dalam “pengembangan” organisasi gereja.
       Gereja harus menata sistem pelayanan dalam berbagai bidang serta menyusun prosedur pelayanan yang baku, meskipun dapat dibuat fleksibel.
       Prosedur kerja pelayanan misalnya harus mengaplikasikan (PDCA= plan-do-check-act), ini memastikan bahwa program gereja berjalan dengan mekanisme yang benar
       Prosedur kerja dibuatkan dengan baik yang merujuk kepada urutan-urutan yang harus ditempuh sampai program pelayanan selesai.

KETIGA: KINERJA DAN PENGUKURAN
       Standart dan ukuran kinerja pelayanan harus ditetapkan oleh gereja lokal, caranya dengan menetapkan target-target yang akan dicapai (kualitatif & kuantitatif)
       Pengukuran kinerja pelayanan disusun berdasaran apa yang direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi pencapaiannya.

KESIMPULAN
       Pengembangan organisasi gereja, harus diupayakan dari waktu ke waktu; sesuai dengan perkembangan (luas bidang) pelayanan yang ada.
       Pemimpin (gembala) bertanggung jawab untuk mendesain arah dan pengembangan organisasi yang akan dijalankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A L L A H

A L L A H MODUL DIKLAT PEJABAT   TUJUAN PENGAJARAN •       Peserta DIKLAT mampu menjelaskan konsep dan keberadaan Allah...