Rabu, 29 Maret 2017

KRISTOLOGI



KRISTOLOGI
BAHAN DIKLAT PEJABAT
 

TUJUAN PENGAJARAN :
O     Peserta DIKLAT memahami pengajaran alkitab yang benar tentang Kristologi
O     Peserta DIKLAT memahami keilahian dan kemanusiaan Yesus secara khusus makna inkarnasi
O     Peserta DIKLAT mampu menerapkan doktrin Kristologi dengan benar dalam pelayanan.

PENDAHULUAN
Isi PENGAKUAN IMAN GBI  ttg Kristus adalah Yesus Kristus adalah anak Allah yang tunggal dilahirkan oleh perawan Maria yang dinaungi oleh Roh Kudus. Bahwa Yesus telah disalibkan, mati, dikuburkan dan dibangkitkan pada hari yang ketiga dari antara orang mati. Bahwa Ia telah naik ke surga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa sebagai Tuhan, Juruselamat dan pengantara kita”.

O     Berdasarkan ISI PENGAKUAN IMAN  di atas, kita dapat memahami KRISTOLOGI menurut GBI.
O     Dalam materi ini akan dijelaskan hal-hal sebagai berikut:
A. Nama Yesus Kristus
B. Keilahian Yesus
C.  Kemanusiaan Yesus
D. Konsep Kemesiasan Yesus
E.  Jabatan Yesus
F.  Karya-karya Yesus

A.    NAMA YESUS KRISTUS
O     YESUS, nama pemberian malaikat seperti yang tertulis dalam Matius 1:21. Artinya sang penyelamat (JURUSELAMAT)
O     Matius 1:21” Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau anak menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka”.
O     Nama Yesus berhubungan erat dengan misiNya bagi Dunia yaitu untuk menyelamatkan umat manusia
O     Nama itu juga berhubungan erat langsung dengan sejarah bangsa Israel : Yesus orang Nazaret adalah seorang yahudi yang hidup pada suatu waktu tertentu dan dalam lingkungan tertentu.
O     Dalam PB dipakai nama Kristus (Kristos), yang sejajar pengertiannya dlm PL yakni  THE ANOINTED ONE- Dia yang diurapi.
O     Sebutan lain adalah MESIAS, yang dihubungkan dengan janji Allah akan hadirnya seorang penolong dan pembebas bagi umatNya.
O     Pembebas disini tidak diartikan secara jasmani tetapi pembebasan umatNya dari belenggu dosa.

B.    KEILAHIAN YESUS
O     Bukti-bukti keilahian Yesus, antara lain:
1.       Gelar ANAK ALLAH  banyak dicatat oleh penulis Alkitab (Kis 8:37; 2 Kor 1:19; Gal 2:20; Ef 4:13), menunjukkan keilahian Yesus
2.       Ia adalah Firman dan firman itu adalah ALLAH ( Yoh 1:1)
3.       Ia mampu mengampuni DOSA ( Mat 9:2-7)
4.       Setan pun mengakui Yesus adalah Allah (Pengusiran orang yang kerasukan setan di Gadara)
5.       Ia mati dan bangkit pada hari ketiga, membuktikan Ia sebagai Allah yang hidup
6.       Ia disembah oleh manusia (Mat 2:2)
O     Salah satu konsep yang perlu kita pahami dalam konteks keilahian Yesus adalah sebutan ANAK ALLAH.
O     Anak Allah menunjuk hubungan yang sangat erat  antara Yesus dengan Allah Bapa. Hubungan ini bersifat kekal (Yoh 17:1-5)
O     Nama Anak Allah juga berhubungan erat dengan ketrinitasan (Mat 11:27; 14:28-33; 16:16).

C.     KEMANUSIAAN YESUS
O     Untuk memahami kemanusiaan Yesus, harus memahami INKARNASI, dari kata latin “Incarnatio” yang berarti “in the flesh”, (in=masuk ke dalam) dan (caro/carnis/flesh=daging)
O     Jadi inkarnasi adalah Kristus (Allah) masuk ke dalam daging atau Allah menjadi manusia (Yoh 1:14; Rom 8:3; 1 Yoh 4:2)
O     Inkarnasi yang dijelaskan dalam Injil Yohanes 1:14, menekankan dua segi.
O     Pertama, Inkarnasi bermaksud untuk menyatakan bahwa Firman Allah telah menjadi daging, dengan kata lain Allah benar-benar menjadi manusia.
O     Kedua, Inkarnasi menunjukkan bahwa Ia telah mengosongkan diriNya dan mengambil rupa seorang hamba (Fil 2:6-7)

MAKNA INKARNASI
O     Inkarnasi adalah inisatif Allah
O     Inkarnasi menunjukkan kasih Allah kepada manusia
O     Inkarnasi adalah cara Allah berkomunikasi dengan manusia
O     Inkarnasi menunjukkan gambaran Allah yang sempurna dalam diri Yesus
O     Inkarnasi mengarah kepada korban pendamaian
O     Inkarnasi mengarah kepada konsep imam besar sebagai perantara Allah dan manusia

BUKTI KEMANUSIAAN YESUS
O     Dilahirkan oleh perawan Maria yang dinaungi oleh ROH KUDUS (Matius 1:8; 20.
O     Sebutan ANAK MANUSIA, berarti ia adalah manusia, lahir dari manusia (Daniel 7:13; Galatia 4:4)
O     Ia memiliki keadaan sama persis dengan manusia (lapar, haus, marah dll)
O     Struktur tubuhnya sama dengan manusia (darah, daging)
O     Ia memiliki sisilah yang menunjukkan keadaannya sebagai manusia
O     Sebagai manusia kodratnya-pun terlihat, ia mati dan dikuburkan
O     Namun sebagai manusia ia berbeda dengan manusia lain yakni IA TIDAK BERDOSA

BUKTI KETIDAKBERDOSAAN YESUS
O     Yesus tidak pernah membuat pengakuan dosa
O     Pada waktu Ia dibaptis bukan sebagai tanda pertobatanNya melainkan menggenapi seluruh kebenaran
O     Yesus menang dalam mengatasi pencobaan (Matius 4:1-11)
O     Pengakuan Yesus sendiri (AKULAH TERANG DUNIA : Yoh 8:12), Ia dan Bapa adalah Satu (Yoh 10:30), ini mengidentifikasikan bahwa Ia tidak berdosa
O     Yohanes menyebutkan bahwa di dalam DIA tidak ada dosa ( I Yoh 3)
O     Kisah 4:24 sebutan Yesus hambaMu yang Kudus, menunjukkan ketidakberdosaannya.
O     Paulus juga menyimpulkan dalam II Kor 5:21, Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat menjadi dosa karena manusia.
O     Makna Teologis dari ketidakberdosaan Yesus:
1.       Hubungannya dengan INKARNASI, bukan berarti Ia harus terlibat dalam dosa. Ia jadi manusia karena yang mau diselamatkanNya adalah manusia.
2.       Menunjukkan ketaatannya kepada Misi Bapa
3.       Menunjukkan bahwa Ia adalah Allah
4.       Kemanusiaan dan keilahian Yesus adalah satu kesatuan yang utuh.

D.    KONSEP KEMESIASAN YESUS
O     Ada beberapa konsep kemesiasan:
1.       Dalam PL: Pada kitab nabi-nabi disebutkan tentang kemesiasan yang akan datang menawarkan masa depan yang cerah bagi umatNya (Yes 26-29; Yeh 40-48).
2.       Selama masa PL dan PB arti dan istilah kemesiasan lebih menonjol kepada orang yang diurapi.
Pengharapan kedatangan mesias lebih menonjol kepada Raja keturunan Daud yang akan mendirikan kerajaan di dunia bagi umat Israel. Mesias merupakan tokoh politik, tetapi dengan kecenderungan ke arah agama.
3.    Orang Yahudi memiliki pemikiran bahwa Mesias yang membebaskan mereka dari jajahan Romawi
4.    Yesus memperkenalkan diri sebagai Mesias yaitu seorang yang akan membebaskan mereka dari dosa. Jadi bukan Mesias politik.

E.     JABATAN-JABATAN YESUS
O     Dalam Alkitab kita menjumpai ada 3 jabatan Yesus : sebagai RAJA, NABI, IMAM
O     Sebagai RAJA, Kristus memerintah umatNya (Yoh 19:3; Lukas 23:2; Yoh 19:21), lebih tepat Ia sebagai Raja Rohani yang memerintah sampai selama-lamanya.
O     Sebagai NABI, Ia menyampaikan Firman Allah kepada umatNya. Ia bukan saja menyampaikan firman kebenaran, tetapi Ia sendiri adalah Firman dan kebenaran itu (Yoh 1:1-3).
O     Sebagai IMAM, memangil umatNya dan mempersembahkan korban, mendoakan dan memberkati umat.
O     Yesus tidak mempersembahkan korban dengan menyembelih domba, melainkan Dia sendiri sebagai domba dipersembahkan untuk pendamaian.
O     Sebagai Imam, Di Sorga Yesus menjadi pengantara kita (Ibrani 7:25)
O     Ia meninggalkan damai sejahtera kepada manusia sebelum kenaikannya ke sorga.
O     Kitab Ibrani menyebutkan Yesus IMAM BESAR dalam peraturan Melkisedek bukan peraturan HARUN. Hal ini diartikan bahwa Yesus sebagai IMAM YANG KEKAL.


F.     KARYA-KARYA YESUS
O     Karya Yesus yang dijelaskan disini meliputi 3 hal:
1.       Karya Yesus melalui KematianNya
2.       Karya Yesus melalui KebangkitanNya
3.       Karya Yesus melalui kenaikan ke Sorga

1.       KEMATIAN YESUS
O     Dasar utama Ia harus mati dikayu salib ialah karena dosa manusia yang harus ditebusNya (Yoh 3:16, Lukas 23:25)
O     Arti teologis kematian Yesus:
a)      KematianNya bukan kekalahan tetapi justru suatu kemenangan (Kol 2:13)
b)      Kematian Yesus Kristus sebagai penggenapan nubuat dalam PL
c)       Kematian Yesus berarti kerelaanNya menanggung dosa umat manusia ( I Kor 15:3b)
d)      Kematian Yesus membawa penebusan bagi umat manusia
e)      KematianNya sebagai bukti ketaatanNya kepada misi Allah
f)       KematianNya membawa keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya

2.       KEBANGKITAN YESUS KRISTUS
O     Kematian Yesus di kayu salib bukanlah akhir dari apa yang telah kerjakan.
O     Alkitab memberikan penjelasan bahwa Yesus bangkit pada hari ketiga ( I Kor 15:4)
O     Kematian dan kebangkitan Yesus adalah kejadian nyata dari sejarah, dibuktikan dengan:
O   Kubur kosong ( Matius 28:6; Mark 16:6, Luk 24:3)
O   Ia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya (Luk 24:31,39,40; Yoh 20:27; 21:1-23; I Kor 15:4-9)
O   Kebangkitan Yesus mendemonstrasikan kuasa Allah bagi keselamatan kita.
O   Kematian dan kebangkitan Yesus membawa pengampunan dosa bagi seluruh isi dunia.
O     Arti Teologis kebangkitan Yesus:
a)   Memberikan pengharapan bagi umat percaya ( I Kor 15:35-58)
b)   Memberikan kehidupan baru bagi setiap orang percaya (Ef 2:5-6)
c)    Membuktikan bahwa Ia Allah yang hidup dan menang atas kuasa maut
d)   Membuktikan bahwa ucapanNya benar dan digenapi
e)   Memposisikan diriNya sebagai pembela bagi kita (Roma 8:34)

3.       KENAIKAN YESUS KE SORGA
O     Makna Kenaikan Yesus:
a)   Melalui peristiwa kenaikanNya ke sorga bukan berarti Yesus tidak lagi secara nyata dibumi, secara rohani masih tetap ada saat ini (Mat 28:20)
b)   Kenaikannya berhubungan dengan pencurahan Roh Kudus (Yoh 7:39)
c)    Yesus Naik ke sorga menjadi pendoa syafaat dan pengantara bagi kita orang percaya (Ibr 7:25; 9:24)
d)   Untuk menggenapi kedatanganNya ke dua kali ( Kis 1:6-11)
e)   Ia sebagai pembela bagi kita (Roma 8:34)
f)    Kenaikannya merupakan bagian dari pemuliaanNya ( Kis 1:6-11, Luk 24:51)

PENUTUP
O     Pemahaman tentang Kristologi membawa kita pada konsep yang benar dan ALKITABIAH, tentang Kristus, baik dalam hal kemanusiaanNya dan juga keilahianNya
O     Kristologi meyakinkan kita pada Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat bagi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A L L A H

A L L A H MODUL DIKLAT PEJABAT   TUJUAN PENGAJARAN •       Peserta DIKLAT mampu menjelaskan konsep dan keberadaan Allah...